pendidikan

Dorong Peningkatan Pendidikan Kedokteran, FK UMSIDA Benchmarking ke FK UMM

Fk.umsida.ac.id – Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (FK UMSIDA) melaksanakan kegiatan benchmarking ke Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang (FK UMM) sebagai upaya memperkuat pengembangan tata kelola pendidikan kedokteran. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen FK UMSIDA untuk terus meningkatkan kualitas akademik, tata kelola institusi, serta penguatan sistem pendidikan yang berstandar unggul.

Lihat juga: Tingkatkan Mutu Evaluasi Pembelajaran, Digelar Review Visi Misi dan Workshop Penyusunan Soal MCQ-CBT

Kegiatan dilaksanakan pada hari Jum’at, 13 Maret 2026 diikuti oleh jajaran pimpinan fakultas, pengelola program studi, serta tim pengembang kurikulum FK UMSIDA dan disambut secara langsung oleh jajaran pimpinan FK UMM di lingkungan kampus Universitas Muhammadiyah Malang. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi, mengingat kedua institusi sama-sama berada di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah yang memiliki komitmen kuat terhadap pengembangan pendidikan tinggi berkualitas.

Melalui kegiatan ini, FK UMSIDA berharap dapat mempelajari berbagai praktik baik yang telah diterapkan oleh FK UMM, khususnya dalam pengelolaan pendidikan kedokteran, pengembangan kurikulum, hingga strategi peningkatan mutu akademik.

Memperkuat Tata Kelola dan Sistem Pendidikan

Dalam sesi diskusi, berbagai aspek pengelolaan fakultas kedokteran menjadi fokus utama pembahasan. Mulai dari sistem pembelajaran berbasis kompetensi, manajemen laboratorium, pengelolaan rumah sakit pendidikan, hingga strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia dosen.

Dekan FK Umsida, Dr dr Ronny Sutanto Sp OT menyampaikan bahwa benchmarking ini merupakan langkah strategis untuk memperoleh referensi nyata dari fakultas kedokteran yang telah memiliki pengalaman panjang terutama dalam bidang akademik, tridharma baik dalam internal maupun sarana prasarana di UMM

FK UMM dikenal sebagai salah satu fakultas kedokteran unggul di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA). Pengalaman serta berbagai inovasi yang dilakukan oleh FK UMM diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi FK UMSIDA dalam mengembangkan sistem pendidikan yang semakin adaptif dan berkualitas.

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dan pertukaran gagasan antara kedua institusi. Hal ini menunjukkan semangat bersama untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran di lingkungan Muhammadiyah.

Melalui benchmarking ini, FK UMSIDA berkesempatan melihat secara langsung berbagai fasilitas pendukung pembelajaran yang dimiliki oleh FK UMM, mulai dari laboratorium keterampilan klinis (skills lab), mini hospital, rumah sakit hingga sarana pembelajaran lainnya.

pendidikan

Laboratorium keterampilan klinis menjadi salah satu fasilitas yang menarik perhatian dalam kunjungan tersebut. Di tempat ini, mahasiswa kedokteran dapat mempraktikkan berbagai keterampilan medis secara langsung melalui berbagai metode simulasi sebelum terjun ke praktik klinik di rumah sakit pendidikan.

Selain itu, FK UMM juga menjelaskan sistem pengelolaan fasilitas pendidikan serta mekanisme pemanfaatannya dalam mendukung proses pembelajaran mahasiswa. Pengelolaan fasilitas yang baik dinilai sangat penting untuk memastikan bahwa setiap mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar yang maksimal.

Belajar dari Pengalaman FK UMM sebagai Pendidikan Kedokteran Unggul

Sebagai salah satu fakultas kedokteran yang telah berkembang pesat, FK UMM memiliki berbagai pengalaman dalam mengelola pendidikan kedokteran secara komprehensif. Hal tersebut meliputi penguatan sistem akademik, pengembangan fasilitas laboratorium, hingga pengelolaan praktik klinik bagi mahasiswa.

Beberapa hal yang menjadi fokus pembahasan antara lain pengembangan kurikulum berbasis kompetensi, sistem pembelajaran yang terintegrasi antara teori dan praktik, serta penguatan fasilitas pendukung pendidikan kedokteran. FK UMM juga menjelaskan bagaimana mereka mengelola proses pendidikan secara sistematis sehingga mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan dunia kesehatan.

FK UMM turut berbagi pengalaman terkait implementasi berbagai inovasi dalam pembelajaran, termasuk penggunaan teknologi dalam proses pendidikan serta pengembangan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan berbasis pada kebutuhan mahasiswa. Pendekatan ini dinilai mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa sekaligus mempersiapkan mereka menjadi tenaga medis yang profesional.

pendidikan

Bagi FK UMSIDA, kesempatan untuk berdiskusi secara langsung dengan FK UMM menjadi pengalaman yang sangat berharga. Melalui kegiatan ini, berbagai praktik baik yang telah diterapkan di FK UMM dapat menjadi inspirasi sekaligus referensi dalam menyusun strategi pengembangan pendidikan kedokteran di lingkungan UMSIDA.

Selain itu, FK UMSIDA berkesempatan diskusi mengenai sistem penjaminan mutu akademik yang diterapkan oleh FK UMM. Sistem ini menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga konsistensi kualitas pendidikan kedokteran. Pengalaman dan praktik baik yang diperoleh dari FK UMM diharapkan dapat menjadi referensi penting bagi FK UMSIDA dalam menyusun berbagai strategi pengembangan fakultas ke depan.

Mendorong Kolaborasi dan Penguatan Jaringan PTMA

Kegiatan benchmarking ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran institusional, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara kedua fakultas kedokteran. Baik FK UMSIDA maupun FK UMM memiliki visi yang sama dalam mencetak tenaga medis yang kompeten, berintegritas, serta memiliki nilai-nilai keislaman.

Kolaborasi antar perguruan tinggi Muhammadiyah dinilai penting dalam memperkuat kualitas pendidikan tinggi, khususnya di bidang kesehatan yang terus berkembang pesat.

Melalui sinergi ini, kedua institusi dapat saling berbagi pengalaman, sumber daya, serta inovasi dalam pengembangan pendidikan kedokteran. Tidak menutup kemungkinan pula adanya kerja sama di bidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun pengembangan kurikulum di masa mendatang.

Lihat juga: Perguruan Tinggi Indonesia Hadapi Tantangan AI, Umsida Dorong Lonjakan Mutu

FK UMSIDA berharap kegiatan benchmarking ini dapat menjadi langkah awal untuk membangun hubungan yang lebih erat dengan FK UMM. Dengan adanya komunikasi dan kerja sama yang berkelanjutan, kedua institusi dapat terus saling mendukung dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran.

Penulis : Isviyatul Haniya